Apa Itu Sinta dan Mengapa Tingkatannya Penting?

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal ilmiah daring yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

Sinta berfungsi sebagai sistem pemeringkatan jurnal ilmiah yang menilai kualitas penerbitan di Indonesia. Pemerintah mengembangkan sistem ini untuk mendorong peningkatan mutu penelitian serta tata kelola jurnal.

Tingkatan jurnal Sinta dibagi menjadi 6 kategori berdasarkan Peraturan Kemenristek Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 mengenai Akreditasi Jurnal Ilmiah.

πŸ“Š Fakta Penting:

Tingkatan Sinta memberikan standar yang jelas mengenai kualitas suatu jurnal. Semakin tinggi tingkatannya, maka semakin ketat proses seleksi dan penilaian artikel yang diterbitkan.

Tingkatan Jurnal Sinta 1 sampai 6: Penjelasan Lengkap

Berikut adalah pembagian tingkatan jurnal Sinta berdasarkan nilai akreditasi: 

  1. Sinta 1 | 85 ≀ n ≀ 100 | Jurnal berkualitas tertinggi, terindeks Scopus, standar seleksi sangat ketat | Dosen senior, Profesor, S3
  2. Sinta 2 | 70 ≀ n < 85 | Kualitas sangat baik, berpengaruh signifikan di bidangnya | Dosen, S3, S2 (advanced)
  3. Sinta 3 | 60 ≀ n < 70 | Kualitas baik, proses review konsisten, pilihan solid untuk peneliti pemula | S2, S3, Dosen muda
  4. Sinta 4 | 50 ≀ n < 60 | Proses seleksi moderat, cocok untuk membangun pengalaman publikasi | S1, S2, mahasiswa
  5. Sinta 5 | 40 ≀ n < 50 | Tahap pengembangan kualitas, membantu memahami proses penerbitan ilmiah | S1 (recommended)
  6. Sinta 6 | 30 ≀ n < 40 | Tahap awal pemeringkatan, proses review tetap diterapkan | S1 (entry level)     

Sinta 1: Jurnal Berkualitas Tertinggi

Jurnal Sinta 1 dianggap sebagai jurnal dengan kualitas terbaik yang mempunyai pengaruh besar dalam komunitas ilmiah. Selain itu, jurnal Sinta 1 telah terindeks Scopus dan terakreditasi Arjuna.

Jurnal Sinta 1 memiliki standar seleksi tertinggi dengan proses review sangat ketat. Editor memastikan setiap artikel memiliki kebaruan penelitian yang kuat.

Catatan: Banyak dosen menargetkan Sinta 1 untuk kebutuhan kenaikan jabatan ke Profesor.

Sinta 2: Kualitas Sangat Baik

Jurnal Sinta 2 ialah jurnal dengan kualitas sangat baik sekaligus berpengaruh signifikan di bidangnya. Jurnal Sinta 2 juga telah terakreditasi Arjuna.

Banyak dosen menargetkan SINTA 2 karena memiliki bobot yang tinggi dalam penilaian angka kredit (Kum).

Sinta 3: Starting Point yang Solid

Jurnal Sinta 3 merupakan jurnal dengan kualitas baik serta berkontribusi baik. SINTA 3 adalah kategori jurnal yang telah membuktikan konsistensi dalam manajemen dan kualitas isi.

Jurnal SINTA 3 adalah pilihan yang solid dan kredibel, seringkali menjadi langkah awal yang baik bagi peneliti pemula untuk mulai mempublikasikan karya mereka.

Sinta 4, 5, dan 6: Perfect untuk Mahasiswa S1

Jurnal SINTA 4 adalah jurnal yang telah terakreditasi dengan baik, memiliki manajemen yang terstruktur, dan kualitas artikel yang memadai. Jurnal di level ini sangat sering digunakan oleh mahasiswa untuk syarat kelulusan dan oleh dosen muda.

Kehadiran SINTA 5 dan SINTA 6 ini memastikan bahwa setiap institusi memiliki tempat untuk mempublikasikan penelitian mereka, sambil terus berupaya meningkatkan kualitas agar dapat naik ke peringkat yang lebih tinggi.

Decision Tree: Sinta Mana yang Tepat Untukmu?

🎯 PANDUAN MEMILIH TINGKAT SINTA

START: Kamu siapa?

  1. Mahasiswa S1 (Sarjana)
    • Syarat kampus: Biasanya minimum Sinta 4-6 atau ber-ISSN
    • Penelitian standar β†’ Sinta 5-6 (paling realistis, cepat terbit 1-2 bulan)
    • Penelitian bagus β†’ Sinta 4 (sedikit lebih lama 2-3 bulan tapi lebih prestisius)
    • Penelitian sangat bagus + bimbingan dosen β†’ Sinta 3 (butuh 3-4 bulan)
  2. Mahasiswa S2 (Magister)
    • Syarat kampus: Minimum Sinta 2-4 atau Scopus
    • Penelitian standar β†’ Sinta 3-4 (2-4 bulan)
    • Penelitian bagus β†’ Sinta 2 (4-6 bulan, high impact!)
    • Penelitian sangat bagus β†’ Sinta 1 atau Scopus Q4 (6-12 bulan)
  3. Mahasiswa S3 / Dosen
    • Target utama: Sinta 1-2 atau Scopus Q1-Q3
    • Untuk kenaikan jabatan Profesor: Sinta 1 + Scopus (wajib!)
    • Alternatif: Sinta 2 jika jurnal internasional susah


πŸ’¬ Bingung pilih tingkat Sinta yang cocok untuk penelitianmu?

Konsultasi GRATIS dengan tim Naskah Prima! Kami punya network jurnal Sinta dan siap bantu kamu pilih yang paling tepat.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

8 Kriteria Penilaian Tingkatan Jurnal Sinta

Dalam proses penilaian untuk menentukan tingkatan jurnal Sinta, Asesor Akreditasi akan mengacu pada 8 unsur kriteria:

  1. Nama Jurnal Ilmiah – Dinilai dari segi makna, ketepatan, dan singkatnya kata. Nama jurnal ilmiah perlu selaras dengan visi dan misi penerbitannya.
  2. Kelembagaan Penerbit – Jurnal dinilai dari kedudukan lembaga penerbit yang mengeluarkannya.
  3. Pengelolaan Jurnal – Jurnal dinilai dari adanya pelibatan mitra bestari, mutu penyuntingan substansi, kualifikasi dewan penyunting, dan manajemen jurnal ilmiah.
  4. Substansi Artikel – Jurnal dinilai dari kualitas substansi artikel yang ditulis, dengan kriteria cakupan keilmuan, orisinalitas karya, dan dampak ilmiah.
  5. ISSN – Jurnal harus memiliki International Standard Serial Number (ISSN) terdaftar dan valid.
  6. Papan Penyunting – Jurnal harus memiliki dewan penyunting yang terdiri dari para ahli yang kompeten di bidangnya.
  7. Proses Peer-Review – Jurnal harus memiliki proses seleksi artikel yang transparan dan akuntabel serta menerapkan sistem peer-review.
  8. Standar Penulisan Ilmiah – Jurnal harus memenuhi standar tata cara penulisan ilmiah yang berlaku.

Perbandingan Timeline & Acceptance Rate Sinta 1-6

Sinta 1 | 6-12 bulan | 10-20% | Sangat Sulit
Sinta 2 | 4-8 bulan | 20-30% | Sulit
Sinta 3 | 3-6 bulan | 30-40% | Menengah-Sulit
Sinta 4 | 2-4 bulan | 40-55% | Menengah
Sinta 5 | 1-3 bulan | 55-70% | Mudah-Menengah
Sinta 6 | 0.5-2 bulan | 65-80% | Mudah

⚠️ PENTING UNTUK DIINGAT:

Semakin tinggi peringkat jurnal, semakin ketat proses seleksi artikel. Sinta 1 dan Sinta 2 memiliki tingkat kompetisi sangat tinggi.

Kalau deadline wisudamu tinggal 3-4 bulan, lebih aman target Sinta 4-6 yang prosesnya lebih cepat!

Strategi Publikasi Berdasarkan Tingkat Sinta

Strategi untuk Sinta 1-2: High Stakes, High Rewards

  • Persiapan: Minimal 6-12 bulan sebelum deadline
  • Kualitas Penelitian: Harus punya novelty (kebaruan) yang signifikan
  • Metodologi: Sangat kuat, data besar, analisis mendalam
  • Bahasa: Akademik tingkat tinggi, grammar sempurna (gunakan proofreader profesional)
  • Referensi: Minimal 30-50 referensi, mayoritas dari jurnal internasional bereputasi
  • Revisi: Siap untuk major revision berkali-kali

Strategi untuk Sinta 3-4: Balanced Approach

  • Persiapan: 3-6 bulan sebelum deadline
  • Kualitas Penelitian: Solid, kontribusi jelas tapi tidak harus breakthrough
  • Metodologi: Standar tapi rigor (ketat)
  • Bahasa: Akademik standar, hindari typo
  • Referensi: 20-30 referensi, mix jurnal nasional dan internasional
  • Timeline: Ideal untuk mahasiswa S2 dan dosen muda

Strategi untuk Sinta 5-6: Fast Track untuk S1

  • Persiapan: 1-3 bulan sebelum deadline (masih sempat!)
  • Kualitas Penelitian: Standar undergraduate research, fokus pada eksekusi yang baik
  • Metodologi: Tidak harus kompleks, yang penting benar
  • Bahasa: Jelas dan terstruktur, tidak harus perfect
  • Referensi: 15-25 referensi, mayoritas jurnal nasional + beberapa internasional
  • Timeline: Perfect untuk mahasiswa S1 yang deadline mepet!

❓ FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1. Apakah mahasiswa S1 bisa publikasi di Sinta 1 atau 2?

Secara teknis BISA, tapi sangat tidak realistis dan butuh waktu 6-12 bulan. Untuk mahasiswa S1, lebih baik fokus ke Sinta 4-6 yang prosesnya cepat dan acceptance rate lebih tinggi. Sinta 1-2 lebih cocok untuk S3 dan dosen.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk publikasi di masing-masing tingkat Sinta?

Sinta 1-2: 6-12 bulan | Sinta 3: 3-6 bulan | Sinta 4: 2-4 bulan | Sinta 5-6: 0.5-3 bulan. Dengan jasa publikasi profesional seperti Naskah Prima, timeline bisa lebih cepat (rata-rata 18 hari untuk Sinta 4-6).

3. Apakah Sinta 6 "lebih jelek" dari Sinta 1?

Bukan "lebih jelek", tapi tingkat akreditasinya berbeda. Sinta 6 adalah tahap awal akreditasi yang tetap berkualitas dan diakui Kemendikbudristek. Yang penting adalah: apakah kampusmu menerima Sinta 6 sebagai syarat wisuda? Kalau iya, maka Sinta 6 adalah pilihan yang VALID dan CEPAT!

4. Bagaimana cara cek apakah jurnal benar-benar terindeks Sinta?

Cek di website resmi: https://sinta.kemdikbud.go.id. Masukkan nama jurnal di search box. Kalau muncul dengan status akreditasi dan tingkatan Sinta-nya, berarti jurnal tersebut valid. JANGAN percaya klaim di website jurnal tanpa verifikasi!

5. Apakah publikasi di Sinta 1 lebih baik daripada Scopus Q4?

Tergantung konteks. Untuk karir akademik di Indonesia (dosen), Sinta 1 + Scopus adalah kombinasi ideal. Untuk mahasiswa S1-S2, Sinta 3-4 sudah sangat bagus. Untuk S3 dan Profesor, Scopus Q1-Q3 lebih prestisius daripada Sinta 1 saja.

6. Berapa biaya publikasi di jurnal Sinta?

Bervariasi. Ada jurnal Sinta yang gratis, ada yang berbayar Rp 500rb - 2jt. Dengan jasa publikasi Naskah Prima, biaya Rp 300rb - 1.4jt dan BAYAR SETELAH LOA (bukan di muka). Jauh lebih aman dan terjangkau!

7. Apakah bisa naik dari Sinta 6 ke Sinta 1?

Ini adalah kesalahpahaman umum. Sinta 1-6 adalah TINGKATAN JURNAL, bukan tingkatan artikel atau peneliti. Jadi, kamu tidak "naik" dari Sinta 6 ke Sinta 1. Yang kamu lakukan adalah: publikasi di jurnal dengan tingkat Sinta yang lebih tinggi di artikel berikutnya.

Kesimpulan: Pilih Sinta yang Sesuai dengan Levelmu!

Memilih tingkat Sinta yang tepat adalah kunci kesuksesan publikasi jurnal. Jangan maksain submit ke Sinta 1 kalau kualitas penelitianmu belum siapβ€”kamu hanya buang waktu 6-12 bulan!

Ringkasan Strategi:

  • βœ… Mahasiswa S1: Target Sinta 4-6 (realistis, cepat, acceptance rate tinggi)
  • βœ… Mahasiswa S2: Target Sinta 2-4 (balanced antara kualitas dan timeline)
  • βœ… Mahasiswa S3/Dosen: Target Sinta 1-2 + Scopus (untuk kredibilitas akademik)
  • βœ… Deadline mepet (<3 bulan): Langsung ke Sinta 5-6, jangan buang waktu!
  • βœ… Tidak punya waktu riset mendalam: Gunakan jasa publikasi profesional